JAKARTA, KOMPAS.com - Selamat tinggal Peterpan dan
selamat datang Noah. Mungkin kata-kata itu yang pas disampaikan kepada
Ariel, Uki, Lukman, Reza dan David usai mengganti nama bandnya. Meski
nama tersebut mengandung arti dan harapan yang dalam bagi masing-masing
anggotanya, tetap saja menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat.
Gambaran
tersebut mulai muncul di dunia maya. Banyak yang menyambut baik nama
baru grup band tersebut, namun tak sedikit pula yang mencibirnya.
"Logonya bagus. Namanya bener-bener nggak kepikiran, tapi ane termasuk
yang nggak sreg sama nama barunya. Noah.. hmm emang susah kalo nyari
nama tuh ya," tulis salah seorang Kaskuser.
"Keren NOAH.. ditunggu dah musiknya. gw g peduli ama kasus video apapun. karya yang penting!" Puji Kaskuser yang lainnya.
Masing-masing
personel Noah sendiri memang sudah mengira akan ada pro-kontra yang
terjadi mengingat nama Peterpan sudah melambungkan nama mereka sejak
tahun 2000 silam. Lantas bagaimana mereka menanggapinya?
"Menyingkapinya
ya gini, kalau orang punya suara kita hormati aja. Setiap orang berhak
dengan suaranya. Jadi sejauh ini ya saya cuma dengerin aja," ujar Ariel saat ditemui di kantor Musica, kawasan Pancoran, Jakarta, Kamis (2/8/2012).
Beberapa
tahapan Noah masuk ke industri musik telah dipersiapkan. Jumat
(3/8/2012) single terbaru mereka 'Separuh Aku' mulai diperdengarkan di
200 radio di Tanah Air. Tak hanya itu, buku
yang menuliskan kisah masing-masing anggota dalam waktu dekat juga akan
diluncurkan. Sementara album rencananya akan dikeluarkan beberapa bulan
ke depan.
